Posted by: dhanichagi | November 11, 2016

Bike 2 Work AKAP! *Antar Kota Antar Provinsi*

Sejak kembali ke Indonesia, saya hanya melakukan bike2work dengan bersepeda ke stasiun yang jaraknya sekitar tiga kilometer dari rumah. Pernah sih beneran gowes ke kantor tapi hari Minggu:p
Ketika ditugaskan untuk menjadi marshall bersepeda Oeang Run, saya pun gowes dari rumah mertua yang jaraknya ‘hanya’ 16 kilometer dari kantor. Nah hari ini saya beranikan diri untuk full gowes 36 kilometer sekali jalan ke kantor. Artinya, pada saat bike2home, saya telah gowes sekitar 76 kilometer! Cadasss…!
*biasa aja sih* :))

Hingga akhir tahun 2013 sebelum berangkat kuliah ke pulau sebrang, saya gowes tiap hari ke kantor. Apalagi pada saat masih bujang, tiap hari non-stop gowes! Kenapa pilih gowes?
Pernah ngerasain senangnya bersepeda saat kita masih kecil kan? Itulah yang saya rasakan ketika gowes kemana pun saya pergi.
Lagipula, dibandingkan naik motor atau mobil, tingkat keletihan karena stress macet adalah hal yang paling saya hindari. Ngapain berdiam diri di mobil ber AC yang jarak antara kap mobil kita dengan knalpot depan hanya beberapa jengkal saja? Yang ada asap mobil depan masuk ke dalam kabin mobil kita dan terhirup tanpa bisa kita hindari.
Lalu, kenapa ga naik motor? Jawabnya: Ga boleh sama bini *LOL*

Sebenarnya paling enak klo naik kereta, itu udah yang ideal dah. Jarak tempuh yang jauh dapat ditempuh dengan waktu satu jam saja, ber AC dan ga ada macet:)
Akan tetapi, pada kenyataannya Commuter Line saat ini jadwalnya ga jelas, penuhnya sadis, sering gangguan dan harus antri di Gambir dan Manggarai.

Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk memulai kembali bersepeda ke kantor. Perjalanan berangkat hari ini alhamdulillah lancar. Start dari Jawa Barat pukul 5 pagi lalu tiba di Jakarta Pusat pukul 6.45. Lumayan lah hampir dua jam gowes santai. Perjalanan ternyata didominasi oleh turunan menuju Jakarta, pantesan bisa gowes ringan dengan bawa sepeda besi 15 kilogram. Kepadatan arus lalu lintas nampak di bundaran UI, Stasiun Lenteng, Tanjung Barat dan Pasar Minggu. Setelah itu, saya kembali ke rute B2W yang lama dengan menelusuri rel kereta hingga Tebet.
Nah di sini saya malah nyasar karena ga pernah apal daerah Tebet. Lanjut lagi ke arah Manggarai-Menteng, lalu selfie dulu di Cikini dan lanjut ke Gambir dan Lapangan Banteng.

Selfie dulu di lampu merah Cikini :p

Selfie dulu di lampu merah Cikini :p

Pertanyaan selanjutnya, pulangnya ini gimana ya? Mau hujan pula.
Pasti jalanan lebih padat dan tandjakan ke Jawa Barat.
Semoga lancar dan selamat sampai rumah tercinta🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: