Posted by: dhanichagi | February 20, 2014

Mencari Akomodasi di Australia: Perjuangan!

Setelah tiga minggu lamanya tinggal di temporary accommodation, akhirnya saya mendapatkan tambatan hati sebuah unit di suburb Pasadena, Adelaide. Terima kasih kepada Undip Nugroho dan Mba Rahma yang sudah mengizinkan saya tinggal dan di jamu dengan sangat baik:)

Mencari akomodasi di Australia ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi jika kita bayangkan kemudahan sewa rumah di tanah air. Tinggal survei, kontak yang punya rumah, lalu tanda tangan kontrak dan bayar, bahkan bisa pula diwakilkan oleh orang lain :p

Tipe Akomodasi
Berbagai macam tipe akomodasi tersedia di Australia, khususnya di Adelaide tempat saya tinggal. Ada rumah, apartemen, unit (mirip apartemen tapi hanya dua atau tiga lantai), flat (tiap lantai terdiri dari beberapa kamar dan shared kitchen dan bathroom), maupun shared accommodation (bisa patungan sewa rumah sama temen-temen atau dalam bentuk kos-kosan).

Cari Dimana?
Di Australia, khususnya di Adelaide tempat dimana saya tinggal, mencari akomodasi bisa dengan berbagai cara. Bisa dengan melihat iklan di mading kampus, datang ke agen perumahan, info dari kawan-kawan yang sudah di Australia, atau lewat internet. Nah cara yang terakhir yang paling efektif dan yang bisa dilakukan saat masih di Indonesia walau hanya sekedar survei. Beberapa website yang biasa dikunjungi ialah www.realestate.com.au, www.domain.com.au, www.gumtree.com.au, atau website agen real estate.

Harga
Kisaran harganya pun bervariasi, yang paling mahal tentunya rumah dan yang murah untuk lajang bisa flat atau kos-kosan alias shared accommodation. Oh iya, disini harga yang tercantum di iklan-iklan akomodasi ialah mingguan dan jangan di kurs ke rupiah ya. Pingsan!😀
Untuk rumah dua atau tiga kamar unfurnished sekitar $255 ke atas (www.domain.com.au, 2014), untuk unit/apartemen sekitar $200-300, sedangkan flat atau kos-kosan dengan harga di atas $100. Harga-harga ini hanya sebagai patokan yai. Seperti kata iklan: ‘Besok harga naik’ (Rose, 2008). Harga di sini per mingguan dan dibayar per dua minggu, istilahnya fortnightly. Saya sendiri memilih untuk tinggal di unit karena tidak terlalu besar harga lebih terjangkau.
Fyi, harga akomodasi di Adelaide jauh lebih murah dari kota-kota besar lainnya, seperti Melbourne, Sydney dan Canberra. Bisa selisih hampir setengahnya lho…

Persyaratan
Lalu gimana syaratnya? Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk mencari akomodasi di Australia?

Persyaratan sewa rumah

Persyaratan sewa rumah

Nah gambar di atas ialah syarat untuk ‘melamar’ ke agen atau landlord (yang punya rumah). Tiap persyaratan ada poinnya dan kita harus punya minimal 100 poin untuk bersaing dengan pelamar lainnya. Ini dia yang seru, kita bersaing bukan hanya dengan sesama international students, tetapi juga dengan penduduk lokal yang gajinya lebih besar🙂
Skemanya bukan siapa cepat, dia dapat. Akan tetapi siapa yang sanggup bayar dan ada jaminan ga akan nunggak, dialah yang diterima.

Biaya
Selanjutnya siapkan uang untuk bayar jaminan (bond) yang besarnya 4x sewa per minggu untuk akomodasi yang harganya dibawah $250 dan 6x untuk akomodasi diatas $250. Jaminan ini bisa kita ambil kembali setelah masa kontrak selesai dan jika tidak ada barang yang rusak. Biaya perbaikan kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan kita, akan diambil dari dana jaminan tsb. Jaminan dan biaya sewa dua minggu di muka wajib dibayar saat tanda tangan kontrak.

The Story: Perjuangan
Saya telah banyak survei dan baca blog-blog tentang mencari akomodasi di Australia. Hal ini sangat berguna sekali karena saya ada bekal informasi dan punya langkah-langkah yang harus dilakukan.

Untuk temporary accommodation tidak terlalu sulit karena PPIA dan pihak kampus selalu siap membantu mulai dari pencarian akomodasi sementara, penjemputan dari bandara hingga diantar sampe rumah.

Setelah saya memulai orientasi hari pertama, saya langsung mengurus pembukaan rekening di bank, meminta bank statement, surat keterangan stipend (uang saku) beasiswa dan student id card. Sedangkan foto kopi paspor, translate SIM dan akte kelahiran sudah saya siapkan dari Jakarta. Oia siapkan pula nama pihak kampus yang bisa dijadikan referensi. Saya sendiri memberi nama pihak AAS Liaison Officer ISSU (International Students Service Unit) dan course coordinator kampus.

Saya pantau semua milis, fesbuk, iklan di kampus, bahkan saya install aplikasi Gumtree, Realestate.com.au, dan Domain.com.au di hp supaya bisa update tiap saat. Setelah dua minggu pencarian, akhirnya saya menemukan unit yang cocok. Dengan jarak sekitar hampir 5 kilometer dari kampus dan terdapat TK dan taman di sebrang unit.

Setelah mencoba email dan nelfon agennya, ditetapkan tanggal dan jam untuk inspeksi. Salah satu ‘ritual’ mencari rumah yang paling penting ialah inspeksi. Di sini kita bisa melihat ke dalam rumah sekaligus menemui agen. Sayangnya inspeksi ini terjadwal dan berlangsung hanya 15 menit.

Hari inspeksi pun tiba, saya meluncur bersepeda ke lokasi unit di Pasadena yang terletak sekiar dua kilometer dari akomodasi sementara saya. Alhamdulillah awal-awal di Adelaide dapat pinjaman sepeda dari Mas Santo dan Mba Nurul, sepeda pun jadi andalan saat berburu akomodasi. Berdasarkan tips dari Bli Made Andi, saya pun menyiapkan segala persyaratan dan langsung mengisi formulir aplikasi di saat waktu inspeksi. PD aja deh dengan unit ini setelah melihat sekilas penampakan dalam yang cukup luas.

Saya pun langsung mengisi formulir aplikasi dengan tulisan tangan saya yang kayak cacing dugem, dan menyerahkan semua kelengkapan yang saya punya. Harus gerak cepat nih, karena ada lima orang yang juga ikutan inspeksi. Setelah basa basi dengan bahasa Inggris yang masih terbata-bata, Amie sang agen merespon baik aplikasi saya dan akan konsultasi ke landlord. 

Seminggu pun berlalu, makin galau karena ga ada email dari Amie bahwa aplikasi saya diterima atau ditolak. Kayak nunggu kabar dari pacar :))
Saat lagi makan malam bersama Undip dan Mba Rahma, saya email Amie dan langsung dibalas saat itu juga. Alhamdulillah saya dapat unit pada kesempatan pertama dan akan menempati mulai awal Februari.

Unit unfurnished, dua kamar tidur dengan harga $220 per week, jalan kaki lima menit ke Foodland, dan 17 menit gowes ke kampus. Mau tau PR selanjutnya? Cari isi rumahnya!
Wkwkwk…

Mejeng di rumah kosong

Mejeng di rumah kosong

Nantikan postingan berikutnya tentang bagaimana mencari isi rumah yang murah meriah, kurang dari $300🙂
Perjuangan belum berakhir kawan!


Responses

  1. Om, seru banget yaaaaa…tapi harganyaaaa ampuunnnn $220 per-minggu pulaaaaa, tapi biaya hidup termasuk dalam beasiswanya kan?

    • 220 itu udah murah banget. Klo di kota lain bisa 2x nya :)) Ayo ancang2 beasiswa dari sekarang:)

      >

  2. Mas..makasih infonya..saya bakal ke adelaide akhir oct ini..itu biar bs 100 point gimana ya?klo dr list kayaknya saya gak sampe 100 deh..😦

    • Pasti bisa mba. Kumpulkan identitas sebanyak-banyaknya, seperti paspor, sim, akte kelahiran (translate), student id, surat rekomendasi dari kampus, dsb 😊

      >

      • mas, kalo akte kelahiran perlu di translate jg ya? translatenya di dinas kependudukan atau pake yang sworn translator?

      • Bisa diterjemahkan di dinas kependudukan atau sworn translator. Bebas mas 😊

        >

  3. Salam saya daripada Malaysia Bakal datang ke sydney hujung bulan ini tapi belum mendapat rumah sewa lagi
    Ada sesiapa atau kenalan yang mahu sewakan bilik kepada saya dan suami seminggu dua sebelum jumpa rumah sewa di bulan puasa ni??
    Email saya dayahnordin_3101@yahoo.com
    Prefer orang islam

    • mohon maaf, saya tidak ada informasi akomodasi. Bisa hubungi teman2 komunitas muslim dari Malaysia atau Indonesia yang bertempat tinggal di Sydney

  4. Mas Bro, saya punya rencana mau ke adelaide. Kalau akomodasi dengan istri kira2 itung2anya sama gak ya?🙂

    • mas broo kalau saya ada bisnis di adelaide ada gak ?teman yang bisa bantu saya..minta arahannya mas broo siapa tau ad teman yg bisa kerja sama


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: