Posted by: dhanichagi | November 8, 2013

Mengurus Paspor Online Untuk Anak

Wawa au cekola ke otali naik awat ake helm *Naura mau sekolah ke Australia naik pesawat pake helm*

Wawa au cekola ke otali naik awat ake helm
*Naura mau sekolah ke Australia naik pesawat pake helm*

Ternyata sangat mudah untuk mengurus paspor, beda dengan 10 tahun yang lalu dimana harus pake calo untuk mengurus paspor dengan tarif dua kali lipat. Kementerian Hukum dan HAM telah sukses melaksanakan reformasi birokrasi dalam imigrasi. Walaupun saya bekerja sebagai birokrat, tetap paling malas berurusan dengan birokrasi yang berbelit-belit. Alhamdulillah dengan mengurus paspor online, cukup dua kali datang dan beberapa jam saja sudah selesai.

Minggu lalu, istri dan anak baru pertama kali bikin paspor, sedangkan paspor saya sudah lima tahun kadaluarsa:p Nah berhubung saya menggunakan paspor biru, maka hanya istri dan anak yang akan membuat paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Sebelum datang ke Kantor Imigrasi, saya mendaftar online terlebih dahulu. Tata cara membuat paspor online sudah tersedia di web Imigrasi

Dokumen yang harus disiapkan untuk pengurusan paspor anak ialah:

  • KTP kedua orang tua asli dan fotokopi (scan)
  • Kartu Keluarga asli dan fotokopi (scan)
  • Akte kelahiran asli dan fotokopi (scan)
  • Paspor kedua orang tua asli dan fotokopi (Bisa bikinnya berbarengan dengan anak)
  • Surat pernyataan orang tua yang ditanda tangani kedua orang tua (beli di koperasi kantor imigrasi)
  • Buku nikah asli dan fotokopi (untuk pembuatan paspor orang tua)
  • Ijazah asli dan fotokopi (untuk pembuatan paspor orang tua)
  • Bukti setor Bank BNI

Berikut tahapannya:

  • Pertama, buka website Layanan Paspor Online. Lalu pilih menu Pra Permohonan Personal.
  • Pada kolom Jenis Permohonan, pilih Baru – Paspor Biasa bagi yang baru pertama kali membuat paspor. Sedangkan untuk penggantian karena kadaluarsa, pilih Penggantian – Habis Berlaku.
  • Pada kolom Jenis Paspor, pilih 48H Perorangan. Kemudian isilah isian sesuai dokumen identitas diri.
  • Untuk ibu rumah tangga dan anak, pada Kolom Pekerjaan diisi pilihan “Lainnya”
  • Sedangkan untuk anak, saya menggunakan NIK pada kartu keluarga pada kolom identitas dan mengisi tanggal ID dan masa berlaku sesuai KTP istri.
  • Kemudian klik lanjut dan isi informasi pemohon.
  • Setelah itu upload scan dokumen akte kelahiran, KTP, dan Kartu Keluarga.
  • Print tanda terima Pra Permohonan dan gunakan tanda terima tersebut untuk membayar sebesar Rp.255ribu ke Bank BNI (ditambah biaya administrasi bank Rp.5ribu)

Kami datang ke kantor imigrasi pukul 5.50, dan dapat antrian nomor 2 dan 3. Nomor baru dibuka sekitar pukul 7, dan disediakan map untuk menyimpan berkas kita. Saran saya, datang sepagi mungkin, karena jam 7.30 sudah ramai bahkan banyak yang ga dapet tempat duduk. Setelah itu ikuti prosedur, mulai dari ambil nomor, antri dipanggil untuk menyerahkan berkas, foto dan wawancara. Sekitar pukul 9 semua sudah beres dan diminta datang 3 hari kemudian untuk mengambil paspor.
Ketika mengurus paspor anak, diharapkan kedua orang tua hadir jika ada suatu persyaratan yang segera dilengkapi. Ketika itu saya belum tanda tangan surat pernyataan, sehingga balik lagi untuk tanda tangan surat tersebut.

Hari Rabu yang lalu, kami kembali datang untuk mengambil paspor. Hanya saja datangnya lebih siang, sekitar pukul 8 dan antrian sudah panjang. Lebih baik datang pagi sekalian supaya ga pusing liat orang banyak yang antri:p

Oia klo mau ke Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, bisa parkir disebrangnya. Parkir di GOR tua setelah jembatan penyebrangan, soale parkirannya penuh dan jalanan Buncit yang macet.

Selamat bikin paspor dan tawaf lontar dollar ke negeri sebrang🙂


Responses

  1. penjelasannya rinci dan sangat jelas. Cuma anda tidak menjelaskan bahwa access online paspor sangat lelet dan susah masuk. walaupun internet saya full speed

    • Waktu itu saya lantjar djaya om.
      Hanya beberapa menit langsung beres🙂

  2. saya mau buat passport anak, apakah harus menyertakan surat pernyataan yang ditandatangani kedua orang tua? bagaimana kalo dari ibu saja? kebetulan suami saya tinggal di jepang, jadi agak sulit untuk bs bikin surat pernyataan itu..

    • Ketika saya mengurus paspor anak, surat pernyataan tsb wajib. Namun pasti ada kebijakan dan jalan keluarnya🙂

      >

    • saya akan bikin paspor anak tapi suami saya lg ada di manado, apakah bisa, dan anak saya bs berangkat ke singapore

      • Silahkan ibu hubungi kantor imigrasi setempat ya. Mungkin ada kebijakan untuk hal tsb🙂

        >

  3. Bagaimana Cara upload berkas yg dibutuhkan?says coba gagal terus,padahal sudah sesuai dengan syaratnya(>100kb-<300kb,gray scale,jpg) ,apakah Ada format yg lain?misalnya KTP ITU harus diupload depan belakang dalam satu kertas kan yah?

    • Proses upload yang lama mungkin disebabkan oleh kepadatan traffic web atau servernya (saya kurang tau). Scan ktp cukup bagian depan yang ada data diri kita.

      >

    • mungkin bs dicoba dgn color jika gray scale tdk bisa

  4. untuk yg kedua orangtuanya bercerai bagaimana? apakah masih diperlukan persyaratan kedua orangtuanya? atau hanya orangtua yg mengasuh saja… karena kami tdk tahu keberadaan ayahnya…

    • Silahkan langsung daftar aja mba. Mungkin ada kebijakan dari pihak imigrasi🙂

      >

  5. Sedangkan untuk anak, saya menggunakan NIK pada kartu keluarga pada kolom identitas dan mengisi tanggal ID dan masa berlaku sesuai KTP istri.

    kenapa harus menggunakan KTP istri?..tks

    • Wah pertanyaan yg bagus. Mari kita tanyakan ke imigrasi 😊

  6. utk anak juga input satu2 ya pak, bukan satu form dg ortu?

    • Iya diinput masing2 per orang

  7. mohon pencerahannya : apakah ada contoh surat pernyataan ? pakai meteraikah ?
    dan untuk buka website imigrasi apakah harus pakai ie ? bolehkah pakai chroome?
    makasih atas infonya

    • Form surat pernyataan orang tua disediakan di imigrasi dan menggunakan materai (CMIIW)
      Saya selalu menggunakan Googel Chrome untuk berselancar didunia maya, termasuk ketika membikin paspor online (bukan iklan :p)

  8. makasih banyak infonya pak🙂

  9. Jika suami tidak bisa hadir/menunggu, apakah cukup dengan menandatangani surat pernyataan orang tua? Trimakasih sebelumnya.

    • Kedua orang tua tidak perlu hadir berbarengan asalkan surat pernyataan orang tua telah ditandatangani:)

      >


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: