Posted by: dhanichagi | July 14, 2013

Gowes Membuat SKCK (Police Record)

kecamatan

Awal bulan Juli di kirim email oleh IALF yang mengharuskan membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Kebayang ribetnya birokrasi di kelurahan, kecamatan, dan kantor polisi. Maklum, saya ialah birokrat yang alergi birokrasi rumit. Dugaan saya keliru, ternyata membuat SKCK mudah lho🙂

Langkah pertama dengan silaturahmi ke Pak RT untuk minta surat pengantar SKCK. Nanti ditanyakan oleh Pak RT tujuan untuk membuat SKCK. Sesuai instruksi dari email, saya pun menjawab sebagai syarat administrasi melanjutkan pendidikan. Setelah mendapatkan surat pengantar SKCK dari Pak RT, saya melanjutkan perjalanan ke rumah Pak RW untuk meminta tanda tangan beliau di kolom yang sudah disediakan pada surat pengantar tersebut.

Keesokan harinya, saya gowes menuju Kelurahan Tanjung Barat yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah. Cukup 15 menit gowes dan sepeda pun sudah parkir rapih di depan kelurahan. Gedung kelurahan ini tampak baru, begitu pun Pak Lurahnya:D Beliau baru seminggu menjadi lurah di sini setelah lolos assesment (kebetulan beliau memperkenalkan diri saat salat tarawih minggu lalu). Ketika masuk ke dalam gedung, banyak penduduk yang sedang mengantri. Ternyata ada pembagian sedekah dari BAZIS untuk warga Tanjung Barat. Wah ternyata yang antri SKCK hanya satu orang. Saya pun menyerahkan kelengkapan dokumen berupa Surat Pengantar dari RT RW, fotokopi Kartu Keluarga, dan fotokopi KTP. Hanya 15 menit, Surat Pengantar SKCK dari kelurahan sudah jadi. WOW cepatnya!

Nah ini dia tantangan selanjutnya, yaitu gowes menuju Kecamatan Jagakarsa yang letaknya sekitar 8 km dari sini, tepatnya di Jalan Sirsak, Jagakarsa. Langsung aja gowes santai menelusuri Jalan Lenteng Agung Raya-Jalan Joe, 30 menit sudah sampai di TKP. Kecamatan juga tampak ramai dengan penduduk yang antri BAZIS, dan tidak ada yang mengantri SKCK. Naik ke lantai 2 dan kali ini hanya 5 menit prosesnya. Gratis pula! Cukup bayar Rp.10.000 untuk membeli kupon BAZIS.

Babak final dari proses pembuatan SKCK ini yaitu di Polres Jakarta Selatan yang terletak di Wijaya, sekitar 17 km jauhnya. Simatupang-Mangga Besar-belok kiri ke arah Kemang (gerimis pula) lalu sampai di polres hampir satu setengah jam lamanya. Ternyata ada dua parkiran sepeda dari Polygon di sini. Pertama yang di depan tapi tampaknya terhalang oleh tanaman. Kedua ada di belakang yang letaknya aman dari hujan dan ada dua sepeda lainnya yang parkir disini. Kita harus mengisi formulir yang disediakan, mengambil sidik jari dan kemudian menyerahkan seluruh persyaratannya, yaitu surat pengantar dari kelurahan dan kecamatan, fotokopi kartu keluarga, fotokopi KTP dan pas foto berwarna 4×6 6 lembar. Butuh waktu sekitar 45 menit dan membayar PNBP Rp.10.000.

Wah ga nyangka mengurus SKCK sangat mudah. Kemudian PR selanjutnya, gowes pulang di tengah hujan yang semakin deras😀
Wkwkwk…
basah kuyup sampe rumah


Responses

  1. Kirain endingnya Pak RT-nya diajakin gowes muter kampung.😀

  2. Dah siap terbang ya om?

    • Masih Januari om. Mohon doanya yaaa🙂

  3. gowes asik ngga make ribet kalo makenya sepeda elementmtb, sepeda gunung berkualitas😀
    yuk kunjungi website kita buat liat produk-produk sepeda element kita

    http://elementmtb.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: