Posted by: dhanichagi | March 6, 2013

Melihat Kota Dari Pura

 

Salah satu tandjakan curam Pura

Salah satu tandjakan curam Pura

Awal Januari 2013, saya, Om Abdu, dan Om Iyunk penasaran akan tandjakan ke Pura di Ciapus Bogor. Banyak yang bilang bahwa tandjakan menuju Pura sangat asyik. Puncaknya terletak di tandjakan tower setelah Pura, ada tujuh tandjakan yang harus ditaklukan dan klimaks dari perjalanan ini bahwa kita bisa melihat pemandangan Kota Bogor, sebagian Jakarta, dan gedung-gedung di Karawaci!

Pura Parahyangan Agung Jagatkartta dapat ditempuh lewat Jalan Raya Ciapus, sekitar 13 km dari Kota Bogor. Kami memutuskan untuk naik kereta menuju Bogor. Dibandingkan bawa mobil atau gowes 40 km dari Jakarta, saya rasa naik kereta merupakan pilihan yang ekonomis dan yang terbaik (baca:irit). Hehehe…
Saya dan Om Abdu naik kereta ekonomi pukul 6.14 dari Tanjung Barat dan tiba di Stasiun Bogor pukul 7.00. Sedangkan Om Iyunk mengalami kendala, sehingga baru tiba di Bogor sekitar 40 menit kemudian.

Setelah sarapan dan mempersiapkan sepeda, kami mulai mengayuh menuju Ramayana dan belok ke arah Ciapus. Om Iyunk memakai ban semi slick 1.75, cukup berani mengingat kabarnya ada bagian offroad single track dan makadam. Triknya, hanya kempeskan ban untuk membuat ban belakang lebih menggigit di medan offroad. Mantab!
Sekitar satu jam kita nandjak di Ciapus, akhirnya sampai juga di pertigaan menuju Pura. Walau tidak ada plang yang menunjukan arah, kami mengandalkan GPS (Ganggu Penduduk Sekitar) untuk  memutuskan belok di pertigaan pertama menuju Pura.

Aspal cukup mulus dan menanjak mulai bikin nafas sedikit tersengal dan jalanan pun semakin menanjak ketika kami berbelok ke aspal beton yang dulunya merupakan makadam. Pembangunan di Kota/Kabupaten Bogor semakin pesat, jalanan yang dulunya berupa makadam atau jalan tanah berupah menjadi aspal mulus…

Tandjakan terakhir menuju Pura

Tandjakan terakhir menuju Pura

Dari sini sudah mulai terlihat pemandangan Kota Bogor. Kami pun berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan dan mengambil foto. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menelusuri aspal beton yang menandjak dan berakhir di tandjakan menuju Pura. Tandjakan yang cukup licin karena berupa aspal beton yang basah karena hujan semalam. Alhamdulillah semua lulus di tandjakan terakhir ini.

Di sekitar Pura, terdapat beberapa vila yang cukup besar. Dengan arsitektur yang modern dan terawat rapih serta pemandangan yang indah, nampaknya cukup nyaman sebagai tempat beristirahat setelah gowes😀
Kami sendiri hanya melihat indahnya Pura dari kejauhan. Terletak di kaki Gunung Salak, tampak beberapa Pura berdiri dengan kokoh berselimutkan kabut. Mendekati ke arah Pura, kita bisa melihat cukup banyak yang beribadah di Pura. Dengan pakaian ibadat ciri khas Hindu Bali, para jamaah tampak semangat menuju Pura.

Kami hanya duduk-duduk di warung depan Pura untuk mengambil nafas dan beristirahat untuk persiapan menuju tower yang letaknya masih harus menaklukan tujuh tandjakan lagi! *pingsan*
Menurut Om Abdu, dari Tower tersebut kita bisa melihat pemandangan Kota Bogor, sebagian Kota Jakarta dan  gedung-gedung di Karawaci. Seakan tidak percaya, saya pun antusias untuk melanjutkan perjalanan menuju tandjakan selanjutnya. 

Yak! Tandjakan pertama sudah sangat curam. Memakai sprocket granny tidak terelakkan lagi. Kepala pun harus menjulur mencium handlebar. Pantat dimajukan untuk meringankan beban tandjakan. Eits jangan terlalu maju juga, ban belakang bisa skid.
Tandjakan curam berkelok tambah membuat tandjakan ini sulit ditaklukan.
Satu tandjakan terlewati, masih ada enam tandjakan lagi!

Om Iyunk dengan ban semi slick 1.75. Mantab!

Om Iyunk dengan ban semi slick 1.75. Mantab!

Beberapa anak kecil bersorak-sorai melihat kami berlomba menaklukan tandjakan, kami pun berhenti untuk menanyakan arah. Maklum, penunjuk jalan kita, Om Abdu, sudah bertahun-tahun tidak melewati jalur ini. Kita juga sempat dihadang beberapa anjing saat lagi nandjak. Wuiiih perjalanan yang tadinya sunyi senyap berubah menjadi ramai akan gonggongan anjing. Tapi kami memutuskan lanjut bermodalkan batu di tangan (jaga-jaga untuk bela diri :p). Lalu jalan aspal berubah menjadi makadam dan berakhir di single track penuh semak padat dan jalan setapak batu yang licin sulit untuk dilalui. Ternyata kita nyasar…

Setelah nekat blusukan di perkebunan dan menembus semak-semak, akhirnya kita menemukan tujuan yang dimaksud. Sebuah rumah dengan mainan anak-anak serta kolam ikan di tengah perkebunan. Dari sini kita bisa melihat siluet gedung-gedung di Karawaci. Sayangnya cuaca mendung menghalangi pandangan kami untuk melihat Jakarta. Hanya beberapa gedung di Kota Bogor yang tampak cukup jelas, serta perkemahan Mongol Curug Nangka juga dapat dilihat dari rumah yang ketinggiannya hampir 900 meter di atas permukaan laut ini.

Waktu menunjukan pukul 11.40 dan kita pun memutuskan untuk pulang melewati turunan makadam dan single track tanah yang nembus ke Curug Nangka. Turunannya cukup mengasyikan, sepi, melewati perkebunan menuju perkampungan dan berujung di pertigaan perkemahan Mongol dan kembali ke Ciapus-Bogor.

Nah ini dia yang ditunggu-tunggu, makan siang!😀
Kali ini kita coba kuliner di nasi kebuli/kapsah di RM Balad, Empang Bogor. Daging kambing yang empuk dan acar yang segar, bikin makan siang tambah lahap.
Sluuurp…


Responses

  1. mantab….., maap sempet kliyengan di Ciapus…krn perut kosong😀

    • Saya juga putus asa waktu nyasar di kebon om :p xixixi…
      Sabtu ini nunggu panggilan Ki Oni😀

  2. I don’t understand bahasa :p masukin link yutubnya tuk!! :))

    • Tadinya mau in english tuk. Udah nulis 5 paragraf malah ilang..
      Putus asa dah.
      wkwkwk..

      Btw link youtubenya mana tuk?

  3. […] January, Bertand asked me to guide him to Pura. He was curious about my story when I was cycling to Pura with Abdu and Iyunk. He told me that he […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: