Posted by: dhanichagi | June 8, 2012

Akhirnya Ga di Overlap

Jangan pernah pake kaos kaki kedodoran dan bolong saat gowes!

Pemirsa!
Akhirnya saya sukses finish balapan tanpa di overlap…!
*wohooo*
*salto*
*goyanggergaji*

Pada hari Minggu, 3 Juni 2012, diadakan UBL MTB XC Race.  Tadinya saya ga ikut karena visa ga keluar. Akan tetapi di hari Kamis visa bisa keluar dan saya bersemangat untuk ikut😀

Sabtu pagi harus nego dulu sama bini untuk tes trek dan daftar on the spot di Foresta BSD. Berhasil tes trek cuma 3 kali dan baru meraba-raba trek yang lumayan menantang untuk dilalui dengan full speed. 
Kenapa?
Karena trek ini mempunyai tanjakan yang pendek-pendek dan tidak terlalu teknikal di banding Taman Kota 2. Jadi bisa dilahap dengan kecepatan tinggi.

Kaget juga pas liat jadwal kelas Senior yang kebagian start pukul 13.45, bisa leyeh-leyeh dulu dirumah nih :p

Hari Minggu baru berangkat dari rumah pukul 9 dan sampe di Foresta BSD satu jam kemudian.
Tampak sudah ramai dengan peserta yang telah bertanding. Saya datang pada saat Kelas Master B baru akan dimulai. Sementara Women Elite, Women Open, dan Master C sudah selesai.

Scrut sepeda terlebih dahulu, dilanjutkan dengan bersua dengan sepuh-sepuh sepeda. Termasuk ngobrol sama Tante Dokter Aristi, pesepeda jarak jauh yang sudah berhasil menaklukan Asia dan Eropa. Kabarnya beliau ingin bersepeda ribuan kilometer melintasi gurun di Australia tahun ini. Wow!

Setelah Master A selesai lomba, waktu menunjukan pukul 11.40. Sebentar lagi masuk waktu dzuhur tapi ga ada tanda-tanda musala atau masjid di dekat venue. Akhirnya saya memutuskan untuk menunaikan salat Dzuhur di taman rumput pinggir jalan dan merelakan ga nonton start Men Elite.

Seperti yang sudah diprediksi, trio Jabar yang juga juara Sea Games tahun lalu berhasil meraih podium. Congrats!

Nah sekarang giliran kelas Senior yang dikuti peserta umur 20-29 tahun. Menurut Pak Tino dari PB ISSI, kelas Senior ini sama dengan Elite. Bedanya Elite sudah mewakili daerah masing-masing dan memiliki lisensi dari ISSI.
CMIIW.
Kurang lebih 61 peserta meramaikan kelas Senior. Satu per satu nama dan nomor kami dipanggil untuk maju ke garis start. Setelah semua peserta bersiap di garis start, hitungan mundur pun dimulai.

Wuzzz semua melaju dengan sekuat tenaga dan beberapa peserta bersenggolan, entah disengaja atau tidak, yang jelas menyebabkan tiga peserta terjatuh😦
Walau saya ga begitu maksa gowes ngebut di awal start, perut saya malah sakit. Mungkin karena tegang kali ya?
Selama dua lap saya menahan sakit sambil terus berusaha gowes sekuat tenaga.
Feeding dari Om Sabat pun terlepas karena ga konsentrasi:(
Untungnya masih ada bungkusan plastik isi Pocari di kantung belakang jersey saya.

Anehnya peserta yang di pemanasan dan awal start tampak ngebut dan membalap dengan kotor, setelah masuk trek malahan tampak kesulitan untuk melalui tandjakan-tandjakan kecil. Alhasil saya dengan sabar menunggu dibelakangnya mencari kesempatan untuk membalap.
Sempat terjatuh juga di dalam pepohonan bambu. Kacamata hitam dan rindangnya pohon bambu bikin medan ga begitu jelas terlihat:(

Lap ketiga sakit di perut sudah menghilang. Saya tampak lebih nyaman untuk gowes.
Lap pertama di urutan 33, lap kedua 30, lap ketiga 29, lap terakhir 27 dari sekitar 61 orang kelas Senior😀
Xixixi…

Yah not bad lah ga di overlap. Setidaknya itu prestasi terbaru bagi saya di ajang balapan MTB. *nyengir kuda*

Terima kasih buat Om Jali, Om Adit Wardhana, Tante Lita, Om Sabat, Om Jerry dan kawan-kawan Rosela yang sudah support feeding.
Bener-bener balapan tanpa persiapan, b-don pun cuma punya satu, kecil pula!

Next event MTB Race di Taman Kota 2 yang mempunyai kesulitan jauh lebih tinggi dibanding trek Foresta ini.
Soale di Taman Kota 2 ada tandjakan balik tembok yang sampe sekarang blum bisa saya taklukan:p
xixixi…

 

Foto-foto oleh Om Jerry

This slideshow requires JavaScript.


Responses

  1. Huhuhuuhu… akhirnyaaaa…😀

    • persiapan Tako 2 nih. Harus bisa finish lagi:D

      • Tako 2 justru lebih asik. Masing2 orang sibuk ngelawan trek yang susah. Saling nyusul sesama pembalap paling di lap 1, sisanya tinggal endurance yang nentuin. Catatan itu cuma untuk kita2 yang target finish ya, beda lagi buat yang ngejar podium.🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: