Posted by: dhanichagi | February 22, 2012

Review Jaiko XTC FR


Walaaaaah…!
Gilingan gara-gara 1PDN Uphill Race 2012 banyak temen-temen yang upgrade sepeda. Mulai dari Om Jali yang ganti frame Missile X-Nine dan fork Rockshox, sampe Om Bimar yang pake hidrolyc disc brake serta fork baru. Sedangkan saya sendiri memutuskan untuk ganti frame Jaiko XTC FR!

Errrr… lalu bagaimana dengan frame UCC MTB chromoly?
Awalnya saya sangat menikmati gowes ke Bogor dengan sepeda chromoly. Main turunan di RA, NuRA, TW 5 juga asyik banget pake chromoly. Selain enak buat gowes jauh, chromoly juga asyik buat turunan.
Dipadu dengan Rockshox Reba, turunan makadam serasa lembut sekali. Getaran ga begitu terasa, bahkan di RA Klasik bisa mengikuti Om HPW yang pake Reign dan Om Abdu yang pake Trance. Reviewnya bisa dilihat di sini.


Eng ing eng…
Ekspetasi saya terhadap frame chromoly ini pupus sudah ketika mengikuti 1PDN Uphill Race 2012 di Sentul. Frame Chromoly ga bisa bersaing dengan pembalap-pembalap lainnya. Tandjakan Bojong Koneng dan offroadnya terasa berat. Menggunakan frame chromoly juga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk melahap makadam.

Putusan sudah final, saya akan ganti frame!
Setelah bimbang antara Missile X-Nine, XTC Team, XTC FR, Lynskey, dan S-Works (dua yang terakhir hanya angan-angan belaka), akhirnya diputuskan untuk beli Jaiko XTC Team.

Pertimbangannya kenapa ga milih Missile ialah saya belum nemu review frame Missile di forum dalam dan luar negeri. Ada sih tapi di forum sepeda Cina yang bahasanya sansekerta (bener kan sansekerta?)😀
Sedangkan XTC Team dipilih karena Giant alias Jaiko terkenal akan produk-produk sepeda yang  value for money. Artinya dengan harga sedemikian rupa, mendapat kualitas yang maksimal. Lagipula banyak pembalap-pembalap Giant dari dulu kala yang menggunakan XTC Team.
Jadi XTC Team memang race proven bike!
 

Suatu Hari di Oki 

Melengganglah saya pada suatu hari ke Oki Bike di Cibinong setelah sebelumnya memastikan barang yang saya pesan ready stock. Sesampainya di Oki, barang yang saya pesan blum dateng. Terpaksa menunggu dulu sekitar sejam lebih.
Ternyata sodara-sodara, barang yang saya pesan, Giant XTC Team 2011 size S, tidak ada!😦
Hanya ada Giant XTC FR 2012 size M atau sama dengan 18″. Tadinya saya pesimis karena frame tersebut terlalu besar untuk badan saya dengan tinggi 171 cm. Sebelumnya saya menggunakan Cannondale ukuran 15″ dan UCC ukuran 17″. Pernah menghitung pake Bikecalculator, dengan tinggi badan dan inseam kaki saya, cukup untuk frame ukuran 17″ s.d. 18,5″. Yo wis lah saya bungkus aja Giant XTC FR😀

Tersedia warna hitam dengan tulisan Giant kuning, warna biru, dan warna hitam dengan tulisan Giant putih. Langsung dibungkus!
UCC dipreteli dan dialihkan ke Jaiko.

Hmmm… sedikit masukan buat Pak Oki, mekaniknya kurang bagus ya. Saya minta tolong untuk bersihkan hub tapi malah ditanya: “Emang udah ada keluhan? Klo blum ada ga usah dibersihin.”

Ckckck…
Ya klo ada keluhan pas ditengah hutan antah berantah gimana?
Masa nunggu rusak lalu baru melakukan perawatan?

Test Ride ke Curug Panjang via KM.0-Cilember

Singkat cerita hari Minggu langsung saya tes Jaiko XTC FR. Rencana awal ke Paseban tapi dialihkan ke Curug Panjang. Catatan perjalanannya bisa dilihat di sini.

Kesimpulannya XTC FR sangat enak buat nandjak!
Puas banget!
Size 18″ ternyata cocok dengan badan saya. Tandjakan-tandjakan makadam juga dapat dilalui dengan mudah sambil ban depan lelumpatan.
Bentuk frame yang kotak-kotak mirip dengan Merida HFS bikin frame menjadi rigid. Selain itu, Giant XTC FR juga dibuat dengan metode fluidform, dan merupakan frame fuidform yang paling murah dibanding merk lain.
Material frame terbuat dari AluxX SL aluminium dengan berat sekitar 1,6 kg.

Tak ada gading yang tak retak, begitu pula XTC FR ini.
Walau enak banget buat nandjak, tetapi getaran terasa ketika melahap turunan makadam. Getaran lebih terasa dibanding frame chromoly.
Walau sudah di redam oleh Rockshox Reba, namun getaran tetap terasa di handlebar.

Overall puas banget dengan frame ini, ukuran yang pas, ringan, enak buat nandjak, rigid, dan bikin nagih untuk gowes lagi.
hehehe…
The Bottom Line is yang paling betul itu memang Cannondale.  The best bike ever! *lho* :p
xixixi…

p.s.: foto race oleh Om Petrus Suryadi


Responses

  1. Tukeran yuk! kekekekek

    • XTC 2nd 2,5jt lho… Ayo nabung:p xixixi…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: